Pasang Baliho APBDes, Desa Watu Tiri Komitmen Transparansi Anggaran

Info Grafis APBDES Watu Tiri TA. 2019

Dalam dua tahun terakhir, Desa Watu Tiri Kecamatan Lembor Selatan konsisten melakukan pemasangan baliho Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di ruang terbuka publik. Hal itu dilakukan untuk menunjukkan transparansi pengelolaan APBDes kepada masyarakat.

Dalam baliho berukuran besar yang dipasang di ruang terbuka public itu dituangkan secara rinci soal besaran dan sumber pendapatan, pembiayaan serta belanja desa pertahunnya.

Kepala Desa Watu Tiri, Standly  mengatakan, pemasangan baliho pengelolaan APBDes ini dilakukan sejak 2 tahun anggaran terakhir. Pemasangan baligho ini dilakukan sesuai dengan amanat perundang-undangan dan anjuran Pendamping Desa, agar masyarakat ikut mengawal dana desa (DD) maupun alokasi dana desa (ADD) yang lebih dari 1 miliar.

“Dengan dipasang baligho, masyarakat bisa langsung memantau pembangunan desa dan ikut mengawal,” katanya.

Standly berharap, dengan adanya transparansi anggaran yang dikelola desa, masyarakat juga mendapat edukasi akan pentingnya kejujuran dan keterbukaan. Sebab, secara tidak langsung hal itu sangat mendidik masyarakat lebih aktif dan peduli terhadap desanya.

“Harapannya, dengan kepercayaan masyarakat bisa mendukung pembangunan di Desa Watu Tiri di tahun anggaran 2020 ini,” Ucapnya.

Disamping itu,  pemerintah desa mencantumkan semua sumber pendapatan Desa diantaranya dari Bagi hasil pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD), Bantuan Keuangan Desa (BKU) dan lain-lain, ia juga menyebut, tindakan tahun Sebelumnya serta besaran Belanja Desa ini selalu di muat dalam baligho tersebut secara terperinci.Ini sebagai wujud tranparansi kepada masyarakat, “Jelasnya.

Akuntabilitas berarti pertanggungjawaban pemerintah desa dalam mengelola keuangan desa sesuai dengan “Amanah” dan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Bertanggungjawab berarti mengelola keuangan dengan baik, jujur, tidak melakukan penyelewengan dengan semangat “Desa Membangun Bersama rakyat” Semangat ini perlu di pelihara di desa.

“Tranfaransi berarti pemerintah desa mengelola keuangan secara terbuka, sebab keuangan itu adalah milik rakyat atau barang publik yang harus diketahui oleh masyarakat, “bebernya.

 “Tentu saja tidak semua kebutuhan masyarakat akan di danai karena begitu banyak kebutuhan masyarakat,”ujarnya.

2 thoughts on “Pasang Baliho APBDes, Desa Watu Tiri Komitmen Transparansi Anggaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *